#seocips img{-moz-transition:all .8s ease-in-out;-ms-transition:all .8s ease-in-out;-o-transition:all .8s ease-in-out;-webkit-transition:all .8s ease-in-out;transition:all .8s ease-in-out;} #seocips img:hover{ -o-transform: scale(1.5) rotate(360deg); -moz-transform: scale(1.5) rotate(360deg); -webkit-transform: scale(1.5) rotate(360deg);}

Rabu, 05 November 2014

Resensi Novel " Ayat - Ayat Cinta"



                                                 Ayat – Ayat Cinta

                         Identitas karya sastra
Ø  Judul Buku       : Ayat – Ayat cinta
Ø  Pengarang       : Habiburrahman El - Shirazi
Ø  Tebal Buku      : 419 Halaman
Ø  Penerbit          : Republika
Ø  Tahun Terbit   : Desember 2004
·        Sinopsis
Fahri Bin Abdullah Shiddik adalah seorang mahasiswa Universitas Al – Azhar cairo yang berasal dari Indonesia. Dia tinggal di Flat sederhana bersama keempat orang teman nya yaitu Saiful, Rudi, Hamdi, dan Mishbah. Waktu siang hari di kota seakan membara, panggilan azan zuhur dari ribuan menara yang bertebaran di seantero kota. Awal - awal agustus memang puncaknya panas. Mahasiswa Asia Tenggara yang tidak tahan panas bisa mimisan. Fahri merupakan pimpinan flat sekaligus paling tua di antara yang lain. Mereka hidup harmonis dan saling bekerja sama. di dalam flat mereka seakan satu keluarga.
Maria adalah wanita yang cantik, ia juga merupakan tetangga Fahri yang sangat baik. Ia berasal dari keluarga Boutros. Maria merupakan keluarga penganut Kristen Koptik, namun ia sendiri mengahafal beberapa surah dalam Alquran seperti surah Maryam dan Al Maidah, ia juga taat pergi ke gereja untuk beribadah. Suatu hari Fahri dan Maria bertemu di sebuah metro. Mereka saling bercerita tentang asal hidup mereka.
Selain Maria Fahri juga memiliki tetangga seorang syekh, ia juga sekaligus imam di mesjid dekat rumahnya. Syeikh itu adalah Syekh Ahmad. Iacukup dekat dengan Fahri. Walaupun telah digelari syeikh. Ia juga merupakan sosok imam yang tampan.
Pada saat Fahri hendak ke daerah Shubra untuk Talaqqi Qira’ah kepada Syekht Utsman. Kaum Mesir sangat tidak menyukai Kaum Amerika. Mereka menganggap Amerika adalah biangnya kekacauan dan adu domba. Pada saat berada di dalam metro. Fahri berbicara dengan orang yang baru ia kenal yang bernama Asyraf, beberapa menit naiklah tiga orang bule Amerika, yaiitu seorang perempuan, laki- laki dan seorang nenek yang merupakan orang tua  mereka. Pakaian perempuan bule itu sangat tidak sopan. Tempat duduk di dalam metro sudah penuh sehingga mereka harus berdiri. Seoang nenek tidak kuat untuk berdiri dan anaknya pun meminta kepada seorang penumpang lelaki untuk meberikan kursinya kepada orang tuanya. Namun, penumpang itu tidak menghiraukannya. Akhirnya,ada perumpuan bercadar yang memberikan kursinya untuk nenek tersebut.
Setelah kejadian itu, wanita bercadar berbicara dengan perempuan bule itu. Fahri mengetahui semua pembicaraan mereka karna Fahri berada dekat dengan mereka. Setelah sampai orang Amerika tersebut turun dan tak lupa berterima kasih kepada Fahri.
 Wanita bercadar pun turun dan mengucapkan terima kasih kepada fahri menjawab. Fahri mendengar cerita wanita bercadar dan bule tersebut dan iamengetahui bahwa wanita bercadar itu lahir dan besar di Jerman. Setelah mereka berkanalan. Perempuan tersebut berkata “My Name ist Aisha” kepada Fahri, dan iameminta nomor Fahri.
Fahri bersama teman satu flat  melakukan syukuran atas lulusnya Fahri untuk membuat tesis. Pada saat mereka sedang bercanda mereka mendengar teriakan seorang cewek yang bernama  Noura yang merupakan tetangga mereka.  Ayah Noura yang bernama Bahadur menyeret Noura ke luar rumah dan saudara perempuannya menendangnya. Setelah itu keluarga Noura meninggalkan dia di luar rumah. Fahri dan teman-temannya merasa kasihan melihat Noura. Akhirnya Fahri menghubungi Maria untuk menenangkan Noura yang terisak dan memeluk tiang listrik di samping jalan. Maria pun membawa Noura ke kamarnya setelah di suruh Fahri. Dan Fahri memberikan pesan ke pada Maria agar menanyakan masalah yang terjadi antar Noura dan keluarganya.
Noura sering dipukuli oleh ayahnya. Itu diketahui ketika Noura meringis kesakitan di bagian punggungnya yang terdapat bekas pukulan. Fahri dan keluarga Boutros yang merupakan ayah Noura setuju untuk membawa Noura di salah satu rumah mahasiswa Indonesia di Nasr City, Mesir. Yang merupakan ide nya Fahri.
Setelah kejadian itu, Fahri ditelepon oleh Aisha untuk membuat janji bertemu. yangbertujuan agar Fahri dapat memberikan pengetahuan tentang Islam kepada perempuan bule yang waktu itu bertemu di metro. Bule itu bernama Alicia yang juga merupakan seorang wartawati dari Amereika. akhirnyaFahri mengadakan perjanjian untuk sebuah pertemuan untuk membahas hal tersebut. Fahri pun mengadakan pertemuan berikutnya yang direncanakan di daerah Tahrir.
Suatu hari, Fahri mendapatkan sebuah surat cinta dan rasa terima kasih dari Noura. Namun, Fahri malah menyangka bahwa Noura begitu dalam penderitaan yang nyata dan begitu dalam. Fahri bertemu dengan Syekh Ahmad untuk memberitahukan agar Noura diberikan perhatian yang lebih agar semangat hidupnya dapat kembali lagi.
Fahri menargetkan tahun ini untuk menikah dengan syarat bahwa bukan ia yang mencari, tapi calonnyalah yang mencarinya. Syekh Utsman menawarkankepada  Fahriseorang wanita yang memang wanita tersebut yang meminta kepada syekh untuk memberitahukan kepada Fahri. Fahri pun menjadi tidak karuan, Fahri semakin gelisah karena menurut penuturan syekh, bahwa wanita itu mengenal Fahri dan Fahri pun mengenalnya. Karena kegelisahan Fahri, ia sampai lupa menanyakan nama perempuan itu dan tak berani membuka foto wanita tersebut yang diberikan syekh kepadanya. Hingga akhirnya tiba sebuah pertemuan antara Fahri dan keluarga mempelai yang ditengahi oleh Syekh Utsman. Ternyata wanita tersebut adalah Aisha yang begitu cantik. Akhirnya, Fahri melamar Aisha diterima oleh Aisha dan keluarganya.
Sebelum pernikahan dilaksanakan, Fahri mendapat kabar bahwa Nurul yang merupakan rekan Fahri sekaligus ketua Wihdah yang merupakan organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir menyukai Fahri. Kabar tersebut ia mendengar lewat pamannya yang bernama Ustadz Jalal, ia ingin Fahri melamarnya dan mengetahui bahwa ia mencintainya. Ketika nama Nurul disebut membuat hati Fahri bergetar.
Fahri menangis karena beritanya datang terlambat. Setelah beberapa hari kemudian, pernikahan pun dilangsungkan dan Fahri hidup bahagia bersama Aisha.Suatu kejadian  menguji Fahri dan kehidupan barunya. Ia menerima surat dari Nurul yang berisi agar dirinya dinikahi walau harus di Poligami. Hal ini itu karna sankin cintanya Nurul kepada Fahri. Fahri membalas surat itu dengan baik. kemudian kejadian kedua ialah Maria jatuh sakit setelah pernikahan Fahri. Berita ini datang dari keluarga Boutros. Fahri menganggapnya bahwa ini hanya berita yang datang dari tetangganya yang baik hati untuk mengabarkan kejadian yang mereka alami.
Sekitar sebulan setelah pernikahan, Fahri ditangkap atas kasus pemerkosaan terhadap Noura. Fahri ditahan dan disiksa. Fahri bersama orang-orang yang baik di dalam penjara. Kemudian ia merenung, ia mengatakan bahwa penjara sebagai lahan dakwah dan ilmunya.Kabar buruk lainnya datang dari istrinya Fahri, bahwa Aisha hampir saja diperkosa oleh  seorang polisi yang menangkap Fahri. Untung saja ada dua orangsatpam dan polisi yang menjaga flat baru Fahri dan menangkap orang yang hampir memperkosa Aisha. Fahri begitu marah saat mendengar berita tersebut. Ujian berganti datang membelai imannya. Namun, Fahri begitu kuat dan menjalaninya dengan penuh kesabaran.
Masa persidangan Fahri pun akhirnya tiba. Dengan berbagai tuduhan dan saksi palsu yang di miliki Noura, Fahri terdesak. Noura hamil dan Fahri dituduh menghamilinya pada saat malam ketika Fahri dan Maria menolong Noura. Pernyataan Fahri sebagai tersangka semakin kuat ketika saksi Palsu memberikan kesaksian palsunya atas tuduhan pemerkosaan itu. Semua saksi juga telah didatangkan Fahri untuk membebaskannya dari jeratan fitnah ini. Tetapi semua saksi Fahri memiliki pernyataan kesaksian yang lemah.
Akhirnya, Fahri mengetahui bahwa yang menjadi sebab sakitnya Maria yaitu karena dirinya, hal ini disampaikan oleh keluarga Boutros. Fahri untuk sementara  dikeluarkan dari penjara karena lobi yang dilakukan oleh keluarga Boutros. Fahri menyatakan bahwa ia mampu untuk mengajak bicara Maria yang pingsang. Akhirnya, ibu Maria berdialog dengan istri Fahri agar Fahri diberikan izin untuk memadunya dengan Maria. Dengan kebaikan Aisha, akhirnya Fahri menikah dengan Maria dalam keadaan pingsang karena sakit parah yang dideritanya. Ia pun memberikan sentuhan, kecupan, dan ucapan cinta hingga akhirnya Maria sadar atas izin Allah. Maria terkejut atas kejadian ini, namun Fahri menjelaskannya dengan begitu lembut.
Maria akhirnya datang menjadi saksi di persidangan berikutnya. Maria mengungkapkan semuanyasehingga membuat Noura malu. Setelah itu, Maria jatuh pingsang akibat emosi yang begitu tinggi yang dialaminya. Akhirnya, Noura mengaku bahwa bukan Fahri yang memerkosanya. Namun, Bahadur yang begitu ia benci yang memerkosanya di waktu malam terjadinya pengusiran. Ia berbohong bahwa Fahri yang memerkosanya karena ia sangat mencintai Fahri dan berharap agar Fahri menikahinya. Dengan kesaksian dan pengakuan itu, akhirnya Fahri dibebaskan. Akhirnya Maria masuk ke dalam Islam. Maria kembali pingsan setelah memberikan kesaksian, dalam pingsannya, ia melantunkan surah Maryam hingga dilanjutkan dengan surah Taahaa. Akhirnya berhenti dan bangun menceritakan mimpinya kepada Fahri. Akhirnya ia meminta Fahri untuk membantunya berwudhu. Setelah itu, ia meninggal dengan penuh kedamaian.  Iameninggal dengan bibir senyum. Wajahnya seakan dilumuri cahaya.
·        Pembahasan karakter Tokoh
        Tokoh dalam novel Ayat Ayat Cinta adalah :
o   Fahri
 Rajin, pintar, sabar, terencana, tepat waktu, ikhlas, ulet, penolong, sholeh, aktifis, pintar dalam memimpin, lurus, penuh dengan target.
o   Maria
 Ceria, suka bergurau, rajin, pintar, manja dan tertutup.
o   Aisah
 Orangnya lembut, sabar, ikhlas, terencana, pintar, sholehah.
o   Nurul
Rajin, pintar, pemalu , tidak terbuka, emosi, sholehah.
o   Noura
 Orangnya tertutup,pintar, kejam, emosi, pendiam.
o   Keluarga Tuan Boutros
 Baik hati, sopan, suka menolong, tidak sombong.
o   Bahadur
 Kasar, semena-mena pada anak, suka memfitnah.
o   Teman Fahri (Saiful, Rudi, Hamdi, Mishbah)
 Baik, tekun, pintar, rajin, sholeh.

·         KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN
Keunggulannya yaitu tema dan amanat yang disampaikan begitu bermamfaat dan bagus. Mengajarkan tentang kebaikan. Memperliatkan ke indahan dan sucinya ajaran Islam. Ceritanya tidak membingungkan pembaca. Tokoh dan penokohannya dapat membuat pembaca mengerti dan memahami sifat-sifat masing tokoh - tokoh yang digambarkan, mulai dari budi luhur hingga jahatnya.
Kekurangan yaitu Seperti kesalahan penggunaan tanda baca dan sebagainya.
           KESIMPULAN DAN SARAN
                Novel ini banyak mengandung pesan dan nasehat luhur. Apabila pembaca  mampu mengambil Pesan dan Amanat ini maka ia akan berhasil dalam menjalani hidup. Mengajarkan konsep pacaran dalam Islam sebenarnya tidak ada, di antra adab bergaul sesuai dengan nilai -  nilai keislaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

selamat datang di blog saya